This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 31 Agustus 2018

Hot Pemain Ini Tampil Apik Di Posisi Baru

(Photo: Tribunnews)

Mediapersija - Laga persahabatan antara Persija Jakarta melawan Bhayangkara FC yang digelar Rabu (29/8/2018) sore di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, menjadi hal gres bagi Nugroho Fatchur Rochman.

Pasalnya, Nugroho dipercaya untuk bermain bukan di posisinya sebagai gelandang serang.

Pemain asal Bojonegoro, Jawa Timur, itu bermain di posisi bek kanan selama 45 menit babak pertama.

Tugas Nugroho menghentikan laju Herman Dzumafo, Paulo Sergio, dan Dany Saputra, yang mencoba masuk ke pertahanan Persija.

Dilansir BolaSport.com dari laman resmi Persija, Nugroho mengaku bermain di bek kanan menjadi hal pertama baginya.

Pemain berusia 21 tahun itu tidak duduk kasus meskipun harus bermain di posisi bek kanan.

“Saya sebagai pemain tidak hanya bermain untuk satu posisi dan harus dapat lebih sebab ketika saya diharapkan untuk posisi mana pun harus siap,” ujar Nugroho, Kamis (30/8/2018).

Nugroho lebih lanjut menyampaikan ia berbagai pengalaman untuk bermain di bek kanan.

Sebagai pemain profesional, ia berusaha untuk bermain dengan nyaman meskipun diakuinya cukup sulit.

“Untuk duduk kasus nyaman tidaknya itu juga dengan sendiri niscaya akan terbiasa,” kata Nugroho.

Di babak kedua, posisi Nugroho digantikan oleh Novri Setiawan.

Sementara Pelatih Persija Stefano Cugurra mencadangkan Ismed Sofyan dalam tabrak yang berakhir imbang 1-1 tersebut.

“Saya hanya menjalankan kiprah apa yang diberikan sama pelatih. Saya kerja keras di lapangan semaksimal mungkin,” kata pemain bernomor punggung 23 tersebut. (Tribunnews)

Hot Persija U19 Maksimalkan Uji Coba Dengan Bali United U19

(Photo: Konibekasikota)


Mediapersija - Persija Jakarta U-19 akan menghadapi Bali United U-19 dalam dua tabrak uji tanding. Menariknya uji coba berlangsung selama dua hari berturut-turut adalah Jumat (31/8/2018) dan Sabtu (1/9) di Stadion Kapten Dipta.

Pelatih Persija U-19, Sudirman sengaja merancang tabrak uji coba ini berlangsung dua hari dengan waktu yang berdekatan. Hal ini dilakukan supaya pasukan The Young Tiger terbiasa mengingat nantinya ketika kompetisi pertandingan juga berdempetan selama dua hari berturut-turut.

"Sekali lagi uji coba ini sengaja kami laksanakan dengan waktu berturut-turut supaya bawah umur terbiasa. Nantinya tidak kaget ketika kompetisi sebenarnya," ujar Sudirman, Kamis (30/8).

Rencananya, dalam dua tabrak uji coba tersebut, Sudirman akan memaksimalkan seluruh pemain yang dibawa ketika ini. Termasuk salah satu personil senior, Anan Lestaluhu yang gres bergabung ke tim pada Kamis (30/8) usai menjalani uji coba dengan Persija, Rabu (29/8) ketika bertemu Bhayangkara FC.

"Saya selalu kasih kesempatan sama ke pemain. Saya mencari pemain yang manis buat masuk ke Persija. Kalau tidak dikasih kesempatan mereka kecewa. Dri situ saya sanggup menilai nantinya juga," tutur Sudirman.

Sementara itu, kapten Persija U-19, Desly Nur mengaku sangat siap menghadapi kekuatan Bali United U-19 pada Jumat dan Sabtu besok.

"Ya jangan takut sama nama besar takut lah kita bermain tidak bagus. Karna permainan yang baik akan membantu kinerja tim," buka Desly.

"Apalagi kita juga sudah uji coba tiga kali di Bali. Dari sana kita sudah sanggup pelajaran, dimana salah satunya yang didapat memaksimalkan peluang yang ada. Lawan Bali United kami sanggup memaksimalkan semua peluang dan jangan menganggap remeh musuh," kata Desly. (Merdeka)

Hot Ini Asumsi Persija Dapat Gunakan Stadion Patriot

(Photo: Ayobekasi)


Mediapersija - Untuk menjamu PSIS, Persija kemungkinan bakal bermain di Jawa Tengah.

Persija Jakarta memastikan bakal menyiapkan dua stadion untuk menjadi sangkar mereka dalam lanjutan Liga 1 2018. Dua stadion itu yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi). 

Sebelumnya, kedua stadion itu tak dapat digunakan karena digunakan untuk kepentingan Asian Games 2018. Ajang empat tahunan itu sendiri sudah berakhir ketika Liga 1 mulai bergulir kembali, 11 September nanti. 

Namun begitu, Persija belum dapat memakai dua stadion itu ketika menjamu PSIS Semarang, 18 September mendatang. Hal itu diungkapkan eksekutif utama Persija, Gede Widiade.

"Kami sudah usang koordinasi dengan pengelola Stadion Patriot. Tapi masalahnya, lapangan di Stadion Patriot tidak menyerupai di Wibawa Mukti, Pakansari, atau Si Jalak Harupat. Kalau Anda tahu, lapangan yang di Stadion Patriot jelek. Kasihan Pemkot Bekasi, mereka kasih aku foto-foto ada lubang-lubang di lapangannya," beber Gede.

"Lawan PSIS kemungkinan di Jawa Tengah. Kami cari yang terbaik untuk The Jakmania. Tapi untuk tanggal 28 September, ketika menjamu Perseru Serui, mudah-mudahan di Stadion Patriot," tambah laki-laki yang juga pengusaha properti itu.

Persija memang menjadi salah satu klub yang sementara harus menjadi tim musafir alasannya yaitu stadion di wilayah Jakarta dan sekitarnya digunakan untuk Asian Games 2018. Mereka sebelumnya menentukan Stadion Sultan Agung, Bantul, untuk menjamu lawan-lawannya di Liga 1. (Goal)

Hot Persija Siapkan Stadion Ini Untuk Hadapi Selangor Fa


(INN)

Mediapersija - Persija Jakarta akan melakoni langgar persahabatan melawan klub asal Malaysia, Selangor FA.

Rencananya pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (4/9/2018).

Direktur Utama Persija, Gede Widiade, menyampaikan pihaknya sedang berusaha untuk menggelar langgar tersebut dengan penonton.

Ditunjuknya Stadion Wibawa Mukti juga dikarenakan hanya venue tersebut yang memadai untuk menggelar langgar itu.

Pasalnya, rumput di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, ketika ini masih dalam tahap perbaikan pasca digunakan untuk cabang sepak bola Asian Games 2018.

Sejauh ini Persija sudah mendapat izin untuk memakai Stadion Wibawa Mukti.

“Kami bersama-sama tinggal venue saja alasannya yaitu kemarin ada salah komunikasi. Saat ini tinggal urus izin keramaian dari kepolisian tapi tampaknya mereka sudah memperlihatkan lampu hijau alasannya yaitu ada rekan kami yang ke sana,” kata Gede.

Gede menambahkan bahwa rumput di Stadion Wibawa Mukti ketika ini memang sudah dipangkas.

Untuk itu, Gede akan memerintahkan pihaknya untuk melihat lagi kesiapan rumput di Stadion Wibawa Mukti.

“Kalau Stadion Patriot dipastikan tidak dapat alasannya yaitu rumputnya benar-benar hancur, berbeda dengan Stadion Wibawa Mukti,” kata Gede.

Jika memang Stadion Wibawa Mukti tidak dapat menggelar langgar tersebut, maka Gede sudah punya alternatif lainnya.

Kata Gede, Persija akan memakai Stadion PTIK, Jakarta Selatan, untuk langgar uji coba melawan Selangor FA.

Misalnya digelar di Stadion PTIK, kemungkinan besar langgar tersebut tanpa penonton.

Persija hanya menyiapkan permintaan untuk beberapa suporter yang tiba ke sangkar Bhayangkara FC tersebut.

“Kalau Wibawa Mukti gak bisa, kami terakhir akan coba di Stadion PTIK. Kami akan usahakan itu alasannya yaitu ini titik awal semoga kekerabatan kami berjalan dengan baik bersama Selangor FA,” kata Gede. (Goal)

Kamis, 30 Agustus 2018

Hot Luis Milla Dipertahankan, Begini Komentar Bintang Persija

(Photo: Kompas)


Mediapersija - Pemain Persija Jakarta, Rezaldi Hehanussa, mengaku senang sesudah PSSI mengajukan perpanjangan kontrak kepada Luis Milla sebagai instruktur timnas Indonesia.

Menurut Rezaldi, keputusan PSSI itu sangatlah tepat. Hal itu dikarenakan Rezaldi melihat Milla merupakan sosok instruktur yang berbeda dengan lainnya.

Apalagi Milla, yang berasal dari Spanyol, mempunyai pengalaman luar biasa sebagai pelatih. Milla sempat membawa timnas U-21 Spanyol meraih gelar juara Piala Eropa 2011.

Tak hanya itu, instruktur berusia 52 tahun tersebut juga memoles pemain-pemain bintang ibarat Juan Mata, Ander Herrera, David de Gea, dan Javi Martinez.

"Saya sebagai pemain sangat oke sekali dengan dipertahankannya Luis Milla untuk ke depan," kata Rezaldi ketika dihubungi BolaSport.com.

"Menurut saya, Luis Milla yakni sosok instruktur yang sangat luar biasa," ucap pemain yang juga membela timnas U-23 Indonesia tersebut.

Rezaldi merupakan bab dari timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Selama dilatih, Rezaldi melihat Milla sebagai instruktur yang sangat bijaksana, baik di dalam ataupun di luar lapangan.

Banyak sekali ilmu yang didapatkan Rezaldi selama dilatih Milla. Salah satunya kedisplinan terkait waktu.

"Luis Milla bukan hanya mengajarkan kami di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Seperti kedisplinan dan menghargai waktu," kata Rezaldi.

"Sekali lagi saya sangat senang dengan dipertahankannya Luis Milla," tutup pesepak bola berposisi bek kiri tersebut. (Bolasport)

Hot Begini Tanggapan Bos Persija Soal Informasi Bepe Akan Pensiun

(Photo: Persija)


Mediapersija - Beberapa waktu kemudian beredar kabar bahwa legenda Persija Jakarta, Bambang Pamungkas bakal pensiun pada final animo ini. Kode Bambang Pamungkas bakal pensiun disampaikannya di akun twitter eksklusif miliknya.

Dalam cuitannya, Bepe sapaan bersahabat Bambang Pamungkas menyebutkan nomor punggung 20 di Persija kemungkinan bakal kosong animo depan. Tentu, hal itu menarik perhatian pecinta sepak bola Tanah Air mengingat Bepe merupakan salah satu legenda sepak bola Indonesia.

Namun, Bos Persija Gede Widiade membantah hal tersebut. Menurutnya, Bepe akan tetap bersama Macan Kemayoran hingga tiga animo ke depan.

"Bohong itu, kabar dari mana. Bepe akan sama kita (Persija) hingga tiga animo ke depan," kata Gede di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (29/8/2018).

Usia Bepe ketika ini sudah menginjak 38 tahun menciptakan penampilannya sudah menurun. Pemain yang pernah berseragam Selangor FA itu tidak lagi menjadi pilihan utama Pelatih Stefano Cugurra Teco.

Sinyal pensiun Bepe memang sudah terdengar semenjak awal animo 2018 sebelum Liga 1 dimulai. Saat launching tim Persija Jakarta, ia menyarankan untuk para fans mengoleksi jersey Bepe dan Ismed Sofyan yang juga sudah senior animo ini untuk kenang-kenangan.

"Jersey gres pastinya semangat pun baru. Selain itu, saya menyarankan semoga kalian mengoleksi jersey animo ini. Kami berdua ini paling senior, mungkin saja ini akan menjadi animo terakhir bagi kami," ujar Bepe (Viva)

Hot Persija Berencana Pakai Venue Ini Guna Menjamu Selangor Fa

(Photo: Striker.id)


Mediapersija - Terkendala Jakarta sebagai tuan rumah Asian Games 2018, sampai kini  Persija Jakarta masih belum juga mendapat kepastian, dimanakah  venue untuk menjamu klub asal Malaysia, Selangor FA.

Sebab, Laga kedua tim itu memang dijadwalkan bakal digelar pada 4 September nanti.

Saat ini, administrasi Persija masih mengupayakan untuk menggelar pertandingan itu di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Ada missed komunikasi tadi. Saya gres sanggup laporan, sudah diizinkan sebenarnya, tinggal urus izin keramaian di Kepolisian. Mereka sudah berikan lampu hijau. Tapi enggak tahu kenapa rumput lapangan tiba-tiba dipotong habis sama kontraktor. Makanya, tadi aku minta teman-teman panpel untuk lihat lagi apakah memungkinkan atau tidak tetap di Wibawa Mukti," ucap Gede Widiade, eksekutif utama Persija menyerupai dilansir dari goal.

Maka itu, Gede mengungkapkan juga sudah menyiapkan stadion alternatif bila nantinya Stadion Wibawa Mukti tetap tak sanggup digunakan. Di antaranya ialah Stadion Patriot Candrabhaga dan Stadion PTIK.

"Kalau Stadion Patriot kan betul-betul hancur lapangannya, beda dengan di Wibawa Mukti. Besok pagi akan kami pastikan lagi. Kalau tidak sanggup kami coba ke Stadion Patriot, dan bila tidak sanggup juga opsi terakhir di Stadion PTIK," terang Gede. (Sripoku)